Wuling Motors Investasi Rp 9 Triliun di Indonesia Sejak 2015

0
19
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla didampingi oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meninjau pabrik PT. SGMW Motor Indonesia di akhir kunjungannya di PT. SGMW Motor Indonesia di Kawasan Industri GIIC Deltamas, Cikarang, Bekasi 11 Juli 2016. Pada kesempatan tersebut, Menperin berharap dengan tumbuhnya industri otomotif di Indonesia dapat menyerap lebih banyak bahan baku dari dalam negeri seperti baja, resin, karet sintetis, dan alumunium. (Kemenperin.co.id)

JAKARTA, Inspirasibangsa (12/7) — Menperin memberikan apresiasi terhadap penanaman modal yang dilakukan oleh PT. SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors). Perusahaan ini merupakan kerja sama dari tiga investor otomotif asing, yaitu SAIC Motor Corporation Limited, General Motors, dan Guangxi Automobile Group Co., Ltd.

“Dengan kapasitas produksi mereka sebesar 120 ribu unit per tahun, tentunya meningkatkan kapasitas produksi nasional hingga mencapai 1,2 juta unit per tahun saat ini,” ujarnya. Selain itu, Wuling Motors akan menyerap tenaga kerja lokal 3.000 orang. “Kami pun mengapresiasi PT. SGMW Motor Indonesia yang telah bekerja sama dengan SMK untuk mengirimkan 100 siswa kita ke Tiongkok dalam upaya mendukung proses produksi,” lanjutnya.

Sejatinya, pabrik yang mulai dibangun pada tahun 2015 dengan nilai investasi Rp9 triliun di atas lahan 60 hektare (Ha) ini, sekitar 30 Ha-nya dibangun Supplier Industrial Park untuk industri komponen dalam negeri yang terintegrasi guna mendukung perakitan kendaraan yang akan diproduksi.

Menurut Airlangga, pemerintah meminta agar PT. SGMW Motor Indonesia tidak hanya menyasar pada pasar dalam negeri saja, melainkan juga dapat menjadikan Indonesia sebagai export hub kendaraaan produksinya untuk pasar regional maupun global sehingga meningkatkan penerimaan devisa negara.

Sementara itu, Presiden PT SGMW Motor Indonesia, Xu Feiyun mengatakan, pembangunan pabrik pertama Wuling Motors di luar Tiongkok ini menunjukkan komitmen kuat dan jangka panjang perusahaan untuk memasuki pasar Indonesia. Kami siap berkontribusi menumbuhkan perekonomian Indonesia, khususnya di industri otomotif, ujarnya.

Selain menggunakan teknologi canggih dan peralatan berstandar internasional, pabrik Wuling Motors juga mengadaptasi teknologi global General Motors (GM) yaitu Global Manufacturing System (GMS) yang digunakan di seluruh pabrikan GM di dunia, termasuk Wuling Motors untuk memastikan bahwa pabrik memenuhi standar internasional.

“Sistem ini akan membantu Wuling Motors untuk mencapai efisiensi proses produksi dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Di samping itu, kami juga membangun Supplier Park di area pabrik untuk mendukung proyek ini,” tutur Xu Feiyun sebagaimana dalam Siaran Resmi Kementerian Perindustrian RI, Selasa (11/7)

Wuling Motors saat ini telah membawa 15 pemasok komponen internasional ternama yang akan menempati Supplier Park dan bekerja sama dengan lebih dari 20 pemasok komponen lokal. Para pemasok ini telah memulai kegiatan operasionalnya bersamaan dengan dimulainya proses produksi di pabrik Wuling Motors.

“Sebagai bagian dari strategi lokalisasi, 56 persen komponen MPV pertama Wuling Motors akan berasal dari pemasok lokal. Kami juga berencana untuk terus meningkatkan jumlah komponen dan pemasok lokal bagi produk kami di masa depan,” tambah Xu Feiyun.

Dengan dimulainya proses produksi massal ini, Wuling Motors akan meluncurkan produk pertamanya di Indonesia, yakni Confero S pada bulan Agustus mendatang. “Produk kami merupakan hasil dari penelitian intensif dan dikembangkan berdasarkan pemahaman kami akan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Wuling Motors saat ini tengah membangun jaringan penjualan dan layanan di seluruh penjuru Tanah Air. Sebanyak 50 titik penjualan dan layanan akan siap untuk melayani pelanggan di 2017. Selain itu, skema finansial yang menarik juga sedang disiapkan melalui kerja sama dengan beberapa institusi keuangan besar di Indonesia karena Wuling Motors memahami bahwa dukungan keuangan merupakan faktor penting yang mempengaruhi keputusan pelanggan. (Lang)