Sukabumi, Menanti Tol Bocimi Selesai

0
25
Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi). (Ist)

 

BOGOR, Inspirasibangsa (31/5) — Jarak tempuh Bogor ke Sukabumi, memang hanya sekitar 62 km. Tapi siapa bisa memastikan waktu tempuhnya? Wallahualam. Mungkin kalau di jalani pada jam 3 malam, masih bisa diprediksi. Tapi jika itu di jam 6 pagi ke atas, tak seorang pun bisa.

Wawan Hermawan, warga Pagelaran, Bogor, sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan pakan ternak, dan mengaku sering bolak-balik Bogor Sukabumi, merasa lebih nyaman ke Sukabumi pada jam 3 malam. kalau berangkatnya jam 6 pagi, bisa-bisa enam atau tujuh jam baru sampai, selorohnya.

Menempuh 62 kilometer dengan waktu tempuh 6 7 jam sungguh luar biasa. Tapi itu kondisi umum waktu tempuh Bogor- Sukabumi. Basri Syamsudin, pembudi daya ikan air tawar, mengatakan bahwa sudah bertahun tahun, jalur Bogor-Sukabumi sebagai jalur yang jarak tempuhnya tidak pernah pasti.

Ada saja yang membuat jalan tersendat. Jembatan rusaklah, jalan rusak, angkot yang seenaknya, pasar tumpah, bubaran pabrik, truk yang lelet, persimpangan yang serabot serobot, wah banyaklah, seloroh Basri. itu belum termasuk kalo ada kecelakaan, tambahnya.

Tentu, jangan tanya soal dampak dari ketidakpastian jarak tempuh yang tidak efisien ini. Maka wajar jika percepatan penyelesaian proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sangat dinanti masyarakat. Klop dengan Presiden Jokowi yang juga meminta agar pengerjaannya cepat selesai.

Sesungguhnya jalur Bogor Sukabumi adalah jalur ekonomi paling hidup. Jarak tempuh yang wajar, diharapkan sangat menunjang dan membantu pertumbuhan ekonomi di kedua daerah tersebut.

Kemacetan parah yang sering terjadi di jalur Ciawi-Sukabumi diharapkan dapat terurai bila jalan tol sepanjang 54 kilometer (km) ini bisa rampung. Waktu tempuh berjam-jam bisa dipangkas menjadi cukup hanya 45 menit dengan adanya Tol Bocimi.

Dari catatan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), jalan tol Bocimi memiliki empat seksi dengan nilai investasi mencapai Rp 7,7 triliun. Badan Usaha Jalan Tol proyek ini adalah PT Trans Jabar Tol, anak usaha PT Waskita Karya Tbk.

Progres pembangunan, sampai Mei ini pembangunan fisik seksi satu Tol Bocimi dari Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km baru mencapai 36,106 persen. (HG)