Sabang Marine Festival (SMF) 19-25 April 2017 Kebanjiran Wisman Dari Kapal Pesiar

0
18
Tarian Guel dipersembahkan saat penyambutan Kapal Pesiar MS Artania yang merapat di Pelabuhan Bebas, Sabang. (Ist)

SABANG, Inspirasibangsa (25/4) — Dalam liburn panjang Isra Mi’raj kemarin, Sabang ketiban berkah. Selain liburan panjang itu, Kota Sabang juga menggelar Sabang Marine Festival (SMF) yang diselenggarakn dari 19-25 April 2017 ini oleh Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS).

Menurut Wali kota Sabang Zulkifli H Adam menyampaikan, Sabang Marine Festival (SMF) merupakan sarana promosi industri pariwisata.

“SMF merupakan salah satu sarana untuk mempromosikan Sabang khususnya sektor pariwisata,” kata Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam dalam sambutannya yang diwakili Asisten I Pemko Sabang Sayuthi SH ketika penutupan SMF III di Pelabuhan CT-I BPKS, Minggu (23/4).

Menurutnya, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 105 tahun 2015 tentang bebas kunjungan kapal wisata (Yacht) asing ke Indonesia telah menjadikan Sabang sebagai salah satu dari 18 pelabuhan yang memberikan kemudahan dalam hal ke Imigrasian, ke Pabeanan, Karantina dan ke Pelabuhanan.

Lanjutnya, belakangan ini jumlah kunjungam turis asing via kapal yacht dan cruise terus betambah dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Sabang karena adanya kemudahan Visa On Arrival (VOA) dan wisatawan asing langsung bisa memperoleh VOA di Sabang khususnya yacht dan cruise yang kunjungan ke Sabang,” ujarnya.

Ia menambah, industri wisata di pulau paling ujung barat Indonesia khususnya wisata bahari merupakan destinasi unggulan yang kemudian menjadi daya tarik utama untuk kunjungan oleh sejumlah para wisatawan dunia.

Ia juga mnyampaikan, Kota Madya paling ujung barat Indonesia juga memiliki potensi investasi seperti pada di sektor parawisata, perikanan, pertanian, dan industri perdagangan.

“Dunia internasional juga mengakui bahwa kekuatan Negara Asean telah menjadi Engine of Grow bagi ekonomi dunia yakni sektor parawisata,” katanya lagi.

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan, industri pariwisata Sabang menjadi unggulan dan tidak dimiliki oleh wisata lainnya seperti tugu Kilometer Nol Indonesia dan pesona bawah lautnya.

Sebelumnya, Kepala BPKS Sabang Fauzi Husen menyampaikan, kunjungan Kapal Yacht pada acara SMF ke-III ini meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya yakni, 2017 sekitar 26 kapal layar dan 10 lagi sedang dalam perjalanan menuju Sabang.

Ada pun kunjungan kapal yacht 2016 ke Sabang sebanyak 20 kapal dan 2016 juga sebanyak 11 Kapal Cruise merapat di Pelabuhan Sabang, lalu pada tuhun 2015 hanya 17 kapal yacht yang berkunjung ke Sabang.

Para pelayar dunia tersebut berasal dari New Zealand, Jepang, Belanda, Australia, Philipina, Amerika Serikat, Denmark, Inggris, Kanada Thailand, Swiss dan Spanyol. (Lang)