Ridwan Kamil Promosikan Pembangunan Proyek LRT Kepada Investor

0
29
Walikota Bandung, Ridwan Kamil saat diwawancarai wartawan. (Budy)

BANDUNG, Inspirasibangsa (3/6) – Pembangunan Light Rapid Transit (LRT) Kota Bandung Koridor III telah berada pada tahap market sounding (penjajakan minat pasar) yang dilakukan oleh Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK).

Pada proses ini, PJPK mempromosikan proyek pembangunan kepada calon-calon investor dan stakeholder lain yang terlibat dalam pembangunan LRT Koridor III.

Market Sounding dilaksanakan oleh Pemkot Bandung di De Paviljoen Hotel dipantau langsung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, sekaligus selaku PJPK, dihadiri oleh beberapa Direksi perusahaan negara, seperti PT. PP, PT. Adhi Karya, PT. KAI, PD. Pasar Bermartabat, dan lain-lainnya.

Ridwan Kamil menjelaskan, pemerintah saat ini berupaya menghadirkan kebutuhan sarana transportasi publik ini secara cepat. Dengan begitu, LRT bisa lebih cepat dirasakan manfaatnya di Kota Bandung.

Ia sendiri mengaku menerima teknologi apapun yang akan dibangun oleh investor nantinya, asalkan sesuai dengan kondisi Kota Bandung yang lahannya terbilang sempit.

Namun ia berharap, teknologi Metro Kapsul yang diciptakan oleh PT. Teknik Rekayasa Kereta Kapsul (Trekka) bisa menjadi pilihan. Selain karena harganya relatif lebih murah, kualitasnya pun tidak jauh berbeda.

Kita tidak mengunci teknologinya, tapi sampai hari ini Metro Kapsul adalah yang cost-nya paling murah. Itu memberi pilihan bahwa produk dalam negeri juga ada, ungkap Ridwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Ruswandi menuturkan, saat ini pihaknya telah selesai melakukan kajian atas pembangunan moda transportasi sepanjang 6,2 km itu. Ia pun telah memaparkan hasil kajian secara mendetil kepada para calon investor.

Alhamdulillah mereka cukup antusias. Mudah-mudahan ke depan prosesnya berjalan lancar, ucap Didi.

LRT yang akan dibangun melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU/Public Private Partnership (PPP) ini tinggal menunggu hasil lelang.

Skema pelelangan menggunakan prinsip national competitive bidding dimana peserta lelang berasal dari perusahaan nasional saja.

Rute yang akan dilalui oleh LRT Koridor III ini dimulai dari Stasiun Timur Kereta Api Bandung hingga Taman Konservasi Tegalega yang terdiri dari 8 stasiun.

Stasiun-stasiun lainnya direncanakan akan dibangun di Pasar Baru, Perempatan Jalan Jenderal Sudirman, Masjid Raya Bandung, Pendopo Kota Bandung, Perempatan Jalan Otto Iskandardinata (Otista), dan Perempatan Jalan BKR. (Buddy)