Purwakarta Akan Bangun Hotel Gantung di Tebing Gunung Parang

0
22

 

Rencana Hotel Gantung di Purwakarta di tebing gunung Parang, Purwakarta. Hotel Pajajaran Anyar. (sportourism.id)

JAKARTA, Inspirasibangsa (16/7) — Bagi dunia pariwisata harus bisa menyajikan hal yang unik untuk bisa menjadi magnet bagi pecinta wisata. Seperti di Peru, memiliki hotel gantung bernama skylodge dengan ketinggian mencapai 122 meter di atas permukaan tanah.

Nah, untuk menciptakan itu, semuanya tergantung para keinginan steakholder daerah itu. Seperti Purwakarta, berkeinginan memiliki hotel yang serupa di Peru itu.

Tak dinyana, saat ini, hotel gantung yang akan diberi nama Pajajaran Anyar ini tengah dibangun di atas tebing di ketinggian mencapai 400 hingga 900 meter. Hotel nyentrik ini, disebut-sebut sebagai hotel gantung tertinggi di dunia.

“Hotel dengan ketinggian tersebut, sepertinya belum pernah ada di Asia. Sebelumnya hanya ada di Peru,” ujar Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi seperti dilansirsportourism.id.

Hotel ini akan dibangun di tebing Gunung Parang, yang notabene merupakan tebing bebatuan yang menjulang tinggi. Gunung ini sering dijadikan tempat arena panjat tebing oleh para pecinta climbing.

Ada juga pendaki gunung yang sengaja berkunjung ke sini, untuk merasakan sensasi hiking yang berbeda.

Ide perencanaan gunung ini sejak akhir 2001 lalu. Digagas oleh masyarakat hingga pemanjat tebing yang sering bermain di Gunung Parang.

Rencana ini tak terlepas dari skylodge. Namun nantinya, akan beberapa perbaikan desain pada hotel gantung di tepian gunung tersebut.

Meski bangunan hotel ini belum rampung, menariknya sejak awal Juli, hingga saat ini sudah ada sekitar 100 pemesanan kamar, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Wah hebat Purwakarta jadi tujuan destinasi wisata di Jawa Barat selain Bandung, Bogor dan lainnya. Purwakarta pun kemarin sudah diresmikan air mancur menari terbesar se Asia, sekarang ditambah mau bangun hotel gantung. Bisa jadi alternatif kalau mau berwisata ke Jawa Barat,” ucap Andi Suhadi, pecinta wisata dari kota Bekasi yang dihubungi Inspirasibangsa melalui saluran telepon. (Lang)