Presiden Tegaskan Pentingnya Revisi Undang-Undang Anti Terorisme

0
21

 

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjenguk korban serangan bom bunuh diri Kampung Melayu. (Ist)

JAKARTA, Inspirasibangsa (26/5) — Presiden Joko Widodo saat bersama Wapres meninjau lokasi ledakan teror bom, Kamis (25/5) malam, mengatakan, bahwa terorisme sudah menjadi masalah semua negara, menjadi masalah dunia.

Negara-negara lain memiliki Undang-Undang, memiliki regulasi yang memudahkan aparat untuk memudahkan pencegahan.

Karenanya dalam kesempatan tersebut, Presiden berharap pemerintah dan DPR bisa segera menyelesaikan revisi Undang-Undang Anti Terorisme agar aparat penegak hukum memiliki sebuah landasan yang kuat dalam bertindak dan lebih mampu melakukan upaya pencegahan sebelum kejadian itu terjadi.

Ini yang paling penting, kata Presiden Jokowi usai meninjau lokasi ledakan teror bom Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Kamis (25/5) malam. Sebagaimana diberitakan oleh Humas Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Presiden melakukan peninjauan ke lokasi ledakan bom, setelah sebelumnya menjenguk korban bom Kampung Melayu, yang sedang dirawat di RS. Polri, Kramat Jati, Jakarta.

Menurut Presiden untuk mengantisipasi gerakan terorisme, penyelesaian revisi Undang-Undang Anti Terorisme merupakan sebuah hal yang mendesak. Untuk itu, lanjut Presiden, dirinya juga sudah memerintahkan Menko Polhukam segera menyelesaikan revisi Undang-Undang Anti Terorisme.

Agar aparat hukum mempunyai landasan yang kuat untuk bertindak, utamanya dalam pencegahan, ucap Presiden.

Saat meninjau lokasi ledakan teror bom tersebut, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla didampingi oleh Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kepala BIN Budi Gunawan dan Wakapolri Komjen Syafruddin. (HG)