Persoalan Mudik Harus Koordinasi Yang Kuat Antar Instansi

0
15
Antrean tiket kereta api para pemudik. (Ist)

JAKARTA, Inspirasibangsa (10/6) — Anggota Komisi V DPR RI Nurhasan Zaidi, mengatakan hal terpenting untuk menghadapi mudik lebaran adalah bagaimana sinergi dan koordinasi antar kelembagaan yang berwenang harus kuat, detail dan komprehensif jangan parsial.

Koordinasi antar stakeholder harus berorientasi pada tiga hal yakni keamanan, kenyamanan dan keselamatan. Jangan sampai kejadian seperti Brexit tahun lalu terulang lagi, hingga masyarakat berkomentar seolah negara tidak hadir di sana dan parahnya antar pihak yang terkait saling menyalahkan,” ungkap Nurhasan dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Kepala BMKG, Basarnas, dan juga perwakilan Polantas di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (08/06/2017).

Politisi dari F-PKS ini mengapresiasi terobosan yang telah dibuat masing-masing lembaga demi memecahkan masalah ini. Namun, menurut Nurhasan yang utama adalah sinergi antar pihak harus diperkuat, jangan ada yang merasa paling penting.

Dia juga memberikan catatan penting untuk ditindaklanjuti pemerintah terhadap beberapa hal krusial yang harus segera disikapi, yakni bagaimana mengatasi keinginan masyarakat untuk menggunakan kendaraan roda dua yang cukup riskan bagi keselamatan perjalanan.

Menurutnya, pemerintah harus terus membangun kultur masyarakat agar dapat lebih peduli terhadap kedisiplinan dan keselamatan. Sebagaimana diketahui, pada mudik tahunan, kecelakaan paling banyak disumbang oleh kendaraan roda dua.

Lebih lanjut, tandas Nurhasan seperti dalam berita di www.dpr.go.id., dibutuhkan ketegasan pemerintah untuk melakukan inspeksi yang ketat terhadap kelayakan moda transportasi massal, sehingga masyarakat beralih menggunakan transportasi umum.

Dengan begitu, akan membantu mengurai kemacetan. Selain itu, kesiapan infrastruktur sarana dan prasarana pendukung dan sistem informasi yang cepat dan akurat juga dibutuhkan agar mudah diakses masyarakat. (Lang)