OJK: Waspadai Penawaran Investasi di Media Online

0
19
Ist

JAKARTA, Inspirasibangsa (28/4) — Media online memiliki dampak yang sangat positif. Selain itu juga, memiliki dampak negatif. Salah satu dampak negatif dari media online, yaitu dipergunakan untuk melakukan investasi bodong oleh sebagian masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi. Atau Satgas Waspada Investasi dalam siaran pers menghimbau, agar masyarakat mewaspadai penawaran investasi yang menawarkan produknya tanpa izin. Kemudian, menjanjikan imbal hasil yang tinggi tanpa risiko.

Satgas Waspada Investasi telah menerima pengaduan masyarakat, dan menemukan beberapa penawaran investasi di internet atau media online. Yang tentunya, berpotensi merugikan masyarakat.

Untuk terus memberikan perlindungan kepada masyarakat, Satgas Waspada Investasi pada tanggal 18 April 2017, telah menghentikan kegiatan usaha tujuh entitas bisnis. Hal tersebut, karena tidak memiliki izin dalam menjalankan kegiatan usahanya. Serta telah memberikan informasi yang tidak benar dan menyesatkan.

Tujuh perusahaan tersebut adalah :

  1. CV. Mulia Kalteng Sinergi;
  2. Swiss Forex International;
  3. PT Nusa Profit;
  4. PT Duta Profit;
  5. PT Sentra Artha;
  6. PT Sentra Artha Futures; dan
  7. www.lautandhana.net.

Kegiatan yang dilakukan oleh entitas tersebut, sebelumnya telah menjadi perhatian Satgas Waspada Investasi untuk secara cepat merespon pengaduan atau pertanyaan dari masyarakat, mengenai legalitas dan kegiatan usaha yang dilakukan.

Satgas telah melakukan analisis terhadap kegiatan usaha entitas tersebut dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku menyatakan bahwa kegiatan dari entitas tersebut harus dihentikan.

Sebagai bentuk tindak lanjut penanganan, Satgas Waspada Investasi telah memanggil tujuh entitas tersebut untuk dapat menyampaikan dokumen atau informasi mengenai legalitas dan kegiatan usaha yang dilakukan. Namun, perusahaan tersebut tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan investasi dengan tujuh entitas tersebut. Kemudian, melaporkan kepada Satgas Waspada Investasi, apabila masih terdapat kegiatan penawaran investasi yang dilakukan. (Ham)

Artikel Terkait: OJK: Waspadai Penawaran Investasi di Media Online