Muliaman D Hadad: Keuangan Syariah Tahun Ini Tumbuh Lebih Baik

0
21
Ist

JAKARTA, Inspirasibangsa (13/6) — Muliaman D Hadad, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis bahwa keuangan syariah di Indonesia akan tumbuh lebih baik dari tahun sebelumnya.

Dirinya menjelaskan bahwa, pada tahun lalu keuangan syariah menghadapi tekanan yang cukup serius. Sehingga pertumbuhannya tak begitu signifikan.

Tapi menurutnya, bisnis perbankan diprediksi ekspansi pembiayaan akan tumbuh hingga 20 persen. Selain itu, rasio pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing/ NPF) sudah teratasi dan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) juga terjaga dengan baik.

“Sekarang sudah mulai fully recovered, tapi kan karena tahun lalu banyak berbenah, maka tumbuh tipis. NPF (pembiayaan bermasalah sudah teratasiTapi kita harapkan tahun ini akan mulai tumbuh lebih bagus lagi. Tahun ini menjadi tahun pembenahan lagi,” ungkap Muliaman Senin (12/6), seperti dilansir dari republika.co.id.

Muliaman melanjutkan, adapun bisnis Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah, diprediksi akan tumbuh melebihi 20 Persen. Pihak OJK saat ini, tengah mendorong pertumbuhan Asuransi Syariah. Salah satunya, yaitu memberikan ijin untuk asuransi jiwa dan asuransi umum dalam satu wadah perusahaan asuransi.

“Saya sudah mendengar masukan itu, saya sudah minta teman-teman (OJK) mempelajarinya, mudah-mudahan bisa. Tapi masih terus kita kaji. Dengan seperti itu saya kira bisa tumbuh lebih bagus, karena jauh lebih praktis,” tambah Muliaman.

Muliaman menambahkan, kiranya untuk industri keuangan syariah melakukan pengkayaan produk dan terus mengembangkan inovasi.

“Kemarin kan OJK memberikan keleluasaan agar produk keuangan syariah bisa dijual di jaringan induknya. Jadi tidak mesti bikin kantor cabang, mestinya ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi,” pungkas Muliaman. (Ham)