MUI Jabar: Imunisasi itu Halal dan Hukumya Wajib Untuk Kesehatan Anak

0
18
Forkom Imunisasi Jawa Barat saat deklarasi, launching logo dan seminar Forkom Imunisasi tingkat Jawa Barat 2017 tentang pentinga imunisasi bagi anak-anak. (Buddy)

BANDUNG, Inspirasibangsa (23/6) – Forum Komunikasi (Forkom) Imunisasi Jawa Barat adalahwadah untuk berkomunikasi dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi dengan tujuan untuk membantu pemerintah menyebarluaskan program imunisasi kepada masyarakat. Berawal dari perkembangan, hasil imunisasi di Jawa Barat sudah mencakup 93%, akan tetapi ditingkatbawah masih belum merata, sehingga dibutuhkan peningkatan.

Cakupan imunisasi di Jawa Barat secara khusus dilakukan dengan cara menjalin komunikasi, mengembangkan informasi, mengembangkan program imunisasi, memperkuat informasi, dan menyebarluaskannya melalui media massa, kata Ketua Forkom Imunisasi Jawa Barat Ella M. Girikomala pada saat deklarasi, lounching logo dan seminar Forkom Imunisasi tingkat Jawa Barat 2017 di Harris Hotel & Convention Ciumbuleuit Bandung, Rabu (21/6).

Deklarasi dibuka resmi oleh Asisten Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat Koesmayadi Tatang Padmadinata, dihadiri dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ketua MUI Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Semua Pengurus Forum Komunikasi Imunisasi Jawa Barat, Tim PKK, Muslimat NU, Aisyah, Perdhaki, CSO/Organisasi masyarakat dan Perwakilan dari 31 kabupaten /Kota di Wilayah Provinsi Jawa Barat, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran dan media.

Dikatakan Ella, pemahaman tentang imunisasi dimasyarakat ada yang berbeda bahkan menolak karena isu negatif dan belum paham, belum sepaham pentingnya arti dan manfaat imunisasi. Disinilah fungsi Forkom Imunisasi untuk menjelaskannya kepada masyarakat.

Sementara pada sesi seminar, Kepala Seksi Advokasi Direktorat Kesehatan, dr. Muhani,Skm,M.Kes mengatakan, pemerintah wajib melindungi anak termasuk didalamnya kesehatan. Salah satu diantaranya dengan Imunisasi berdasarkan UU 23/Tahun 2002.

Cara pemberian imunisasi itu harus diawasi Pemerintah dan masyarakat, maka dari itu imunisasi merupakan tanggung jawab bersama. Jawa Barat merupakan pilot project diantara tiga Provinsi lain yakni Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat, katanya.

Adapun Ketua MUI Jawa Barat Rachmat Syafei memberikan penjelasan tentang imunisasi menurut pandangan Agama Islam berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Hal tersebut untuk menepis keraguaan tentang imunisasi sehingga MUI mengeluarkan mengeluarkan Fatwa bahwa Imunisasi itu HALAL dan Hukumya wajib dengan ihktiar tujuan untuk menjaga kesehatan.

Sedangkan Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Barat, Rodman Tarigan menyebutkan, kewajiban negara adalah melindungi anak, salah satunya adalah wajib memberikan imunisasi untuk anak. Dengan tujuan Eradikasi Penyakit (final goal) menjadi bebas penyakit. Salah satunya penyakit difteri yang bisa menyebabkan kematian anak karena gagal pernafasan dapat dicegah dengan memberi imunisasi lengkap.

Pada saat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Dodo Suhendar mengungkapkan, daerah terpencil Jawa Barat bagian Selatan akan di prioritaskan dalam pemberian imunisasi, bahkan kalau perlu jemput bola ke lokasi walau infrastruktur tidak mendukung bahkan sulit dijangkau.(Buddy)