Mudik, Semoga Tak Semacet Tahun Kemarin

0
17
Ilustrasi. (Ist)

JAKARTA, Inspirasibangsa (30/5) — Dalam beberapa tahun ini macet merupakan cobaan besar bagi semua pengendara. Termasuk untuk para pemudik idul fitri. Tahun lalu, di mulut tol Pejagan-Brebes Timur, umpamanya, kemacetan mengular sampai 20 km. Sungguh sesuatu yang tidak sepele.

Jika diurut-urut, penyebab kemacetan tak keluar dari masih belum mampunya kapasitas jalan atau infra struktur yang yang ada untuk memenuhi lonjakan volume kendaraan.

Secara prediktif, Pemerintah memperkirakan pada Lebaran 2017, secara komulatif, akan mengalami peningkatan sekitar 6,8 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 26,36 juta pemudik.

Berdasarkan Rencana Operasi Angkutan Lebaran 2017, Kementerian Perhubungan, Selasa, 23 Mei 2017, memperkirakan jumlah pemudik yang menggunakan transportasi umum sekitar 19,04 juta, sementara yang menggunakan kendaraan pribadi sebanyak 9,55 juta.

Transportasi umum 2017, yang diprediksi sebesar 19,04 juta mengalami peningkatan sekitar 4,85 persen dibandingkan tahun lalu yang 18,16 juta.

Proyeksi pemudik sebesar 19,04 juta itu, terdiri dari jenis kendaraan bus 4,32 juta, pemudik yang menggunakan angkutan penyeberangan 3,98 juta, kereta api 4,37 juta, kapal laut 0,96 juta serta pesawat terbang 5,40 juta.

Sementara jumlah pemudik kendaraan pribadi tahun ini diprediksikan akan mencapai 9,55 juta. Terdiri dari pemudik yang menggunakan sepeda motor sebesar 6,07 juta, mobil sebanyak 3,48 juta.

Bandingkan dengan Tahun 2016 lalu, sekitar sebesar 8,20 juta orang yang mudik dengan kendaraan pribadi.

Dilihat dari sisi volume kendaraan, arus mudik ini, tak ubahnya dengan sebuah perjalanan akbar.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub), tentu saja terus menerus memantapkan persiapan menjelang mudik lebaran. Termasuk dalam hal membuka jalur-jalur alternatif bagi pemudik.

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan, Budi Karya Samadi usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (29/5) sore, kemarin.

Di pulau Jawa, sebagaimana diutarakan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. sejumlah jalan alternative dipersiapkan.

Demikian juga dalam rangka memberi kenyamanan dan rasa aman bagi para pemudik Panglima TNI telah menyatakan kesediaannya membantu penyelesaian jalan-jalan alternatif di wilayah selatan menjadi jalan yang lebih berfungsi. (HG)