Metode Pembelajaran Bercerita, Cukup Efektif Diterapkan

0
29
Kegiatan Mentoring dengan Simulasi Cerita Berantai (dok)

JAKARTA, Inspirasibangsa (9/5) — Metode pembelajaran dengan bercerita, merupakan sebuah metode yang cukup efektif untuk diterapkan di sekolah. Karena, siswa diberi kesempatan untuk bercerita sambil berekspresi.

Hal tersebut, seperti yang dilakukan oleh SD Juara Jakarta Timur, sekolah binaan Rumah Zakat, usai upacara. Kegiatan tersebut, dilakukan oleh siswa kelas 4 (Imam Abu Dawud), dengan simulasi cerita berantai, yang dimulai pukul 08.00-09.00 WIB, dan dilanjutkan dengan muroja’ah, Senin (8/5).

Siswa kelas 4 merupakan kelas yang secara mayoritas siswanya memiliki kecerdasan visual, linguistik, dan kinestetik. Oleh karena itu, mentoring kali ini dengan simulasi cerita berantai.

Mula-mula siswa diminta membuat lingkaran, meminta 6 orang siswa maju ke depan berperan sebagai gajah (Zahid), abah si peternak ayam (Azam), 3 ekor ayam betina (Nadiyah, Shofi,: dan Nur), dan seorang anak penggembala kambing (Hanzholah). Sementara siswa lain dilibatkan sebagai penata suara.

Usai simulasi, mereka diminta melanjutkan cerita yang belum usai dengan kata-kata sendiri secara berantai. “Tak menyangka, mereka kreatif sekali menyusun alur cerita sampai selesai,” ujar sang guru.

Dengan demikian, karena dirasa cukup efektif, maka pembelajaran dengan metode bercerita, baik dengan simulasi ataupun tidak, akan terus dilakukan oleh guru-guru di SD Juara Jakarta Timur. (DL)