Menjaga Lisan, Cermin Pribadi Yang Baik

0
40
Ist

JAKATA, Inspirasibangsa (9/5) — Di era globalisasi saat ini, dengan mudahnya masyarakat disuguhkan dengan berbagai berita, baik berita positif atau sekadar hoax yang bertebaran dan belum dipastikan sumbernya benar atau tidak.

Kita sangat mudah memberi komentar terhadap apa yang kita lihat sekilas. Lisan atau mulut kita secara spontanitas memberi komentar yang gak perlu bahkan gak penting sama sekali.

Terkadang kita sendiripun tak sadar. Padahal, lisan yang kita miliki yang merupakan anggota badan yang cukup kecil namun berdampak sangat besar.

Jika yang dikeluarkan lisan adalah komentar atau pembicaraan yang baik, tentu ia bermanfaat bagi yang empunya. Namun jika sebaliknya, ia hanya selalu berkata tak baik dengan ujaran-ujaran tak baik pula, boleh jadi ia akan menjadi malapetaka bagi yang empunya.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya setiap muslim atau setiap manusia pada umumnya memperhatikan apa yang dikatakan oleh lisannya. Karena bisa jadi seseorang menganggap suatu perkataan hanyalah kata-kata yang ringan dan sepele. Namun ternyata hal itu merupakan sesuatu yang mendatangkan murka AllahTaala. Apalagi di era kebebasan berendapat, tentu haruslah dikontrol dengan bijak dalam berucap.

Seperti yang tertera dalam sebuah hadits berbunyi: “Muslim yang paling baik adalah, Seseorang yang membuat muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya” (HR Muslim).

Di media sosial sering kita temukan komentar yang menghujat, menghina bahkan mencaci antar sesama. Kita secara gamblang melihat ujaran kebencian menjamur bahkan menular. Tidak sadarkah bahwa apa yang kita ucapkan, kita lakukan itu semua akan dimintakan pertanggungjawabannya.

Seperti yang tertulis di dalam AlQuran (Al-Israa: 36 ) bahwa “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban”.

Yuk, lebih menjaga lisan kita dengan baik. Lebih menjaga perangai kita dengan baik pula karena seseorang yang menjaga lisan dan perangainya dengan baik menunjukkan bahwa pribadi orang itu baik. (Dian)