Mainan Anak-anak di Pasca Lebaran Jadi Primadona

0
14
Pasar Gembrong Diburu di Musim Liburan Lebaran. (Ist)

PANGKALPINANG, Inspirasibangsa (3/7) — Pasca lebaran, setelah mudik dan balik ke rumah masing-masing, pasti masih disibukan selain urusan kebutuhan sekolah seperti buku, tas, baju seragam dan lain sebagainya, mainan anak-anak pun turut bagian rencana untuk diserbu.

Seperti halnya di Panhkalpinang, Bangka Belitung, toko mainan pasti ramai diburu dan pembeli pasca Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah.

“Tiga hari setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri hingga hari terakhir liburan Lebaran ini pembeli sangat ramai sehingga omzet meningkat,” ujar salah seorang pemilik toko mainan, Aming di Pangkalpinang, Minggu kemarin seperti dilansir AntaraNews.com.

Menurutnya, ramainya pembeli pasca Lebaran terjadi setiap tahun karena banyak anak-anak mendapatkan uang Lebaran dari sanak saudaranya (THR).

“Sudah menjadi tradisi di kalangan masyarakat berbagi ampau atau uang lebaran saat Idul Fitri sehingga uang tersebut digunakan untuk membeli mainan yang diinginkan oleh anak-anak,” ujarnya.

Ia menyebutkan, lapaknya mulai didatangi pembeli sejak pukul 10.00 WIB dan rata-rata para pembeli ini datang untuk membelikan anaknya mainan.

“Ramai dari tadi pagi, rata-rata beli bukan buat dijual lagi, tapi buat anak-anak.” Jelasnya.

Ia mengaku beberapa hari ini atau H+3 hingga H+7 ini telah mengantongi keuntungan 100 sampai 200 persen.

Pada hari biasa penjualan paling banyak Rp1 juta tetapi sekarang bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta.

“Alhamdulilah laku keras, padahal biasanya gak selaku ini. Tapi memang setiap lebaran atau Natal toko ramai pembeli,” jelasnya.

Begitu juga dengan pedagang mainan di Bangka Trade Center (BTC) Pangkalpinang, Risman mengaku mainan yang paling laris adalah pistol-pistolan, boneka barbie dan mobil-mobilan.

“Pembelinya banyak dari kalangan anak-anak sekolah dasar,” ucapnya.

Ia berharap, ramainya pembeli tidak hanya pada saat Lebaran saja tetapi juga ramai pada hari-hari biasanya.

“Kalau begini setiap hari keuntungannya pasti besar dan hidup bisa lebih sejahtera,” katanya.

Sementara, pusat mainan anak-anak di Jakarta yang terkenal itu, Pasar Gembrong juga diserbu pembeli. “Saya cari mainan Spener yang lagi ngetrend saat ini. Anak saya sejak di kampung halaman sudah mengincar minta dibelikan spener itu,” ungkap Taufik salah seorang warga Tebet yang memang tak jauh dari tempat tinggalnya ke pasar Gembrong untuk membelikan mainan anaknya.

Menurutnya, sebelum mudik, memang anaknya sudah meminta terus menerus mainan spener itu. Di kalangan anak-anak, spener sudah menjadi trend untuk main-mainan. “Baru hari Minggu ini saya bisa ke pasar gembrong ini Mas, soalnya Sabtu kemarin baru tiba dari pulang kampung. Padahal di dekat rumahnya ada yang jual mainan spener, tapi kalau disini lebih murah, karena kan di sini pusat mainan anak-anak, dari segala penjuru kemari semuanya,” tukas ayah tiga orang anak ini kepada Inspirasibangsa.

Walau hanya berderetan ruko-ruko kecil banyak dijumpai mainan anak anak berbagain jenis. Pesona pasar gembrong memang sampai saat ini tidak pernah pudar.

Meski mal-mal sudah bertebaran di Jakarta, namun Pasar Gembrong masih jadi pilihan warga untuk mencari berbagai macam mainan.Pasar yang terletak di kawasan Jatinegara ini hingga kini masih tetap eksis.

Salah satu pedagang mainan di pasar Gembrong, Rudi (42) mengatakan bahwa dahulunya pasar gembrong adalah pasar tradisional biasa, hingga akhirnya tahun 1998 berubah menjadi pasar mainan bahkan yang datang bukan hanya dari seputar Jakarta saja, malah ada dari daerah Sumatera maupun Jawa yang datang untuk didagangkan lagi di daerahnya. (Lang)