Ketua DPR RI: Insan Indonesia, Insan Pancasila

0
22
Ketua DPR RI: Setya Novanto. (Ist)

JAKARTA, Inspirasibangsa (7/6) Ketua DPR RI Setya Novanto menyambut baik pelantikan Pengarah dan Kepala Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu pagi tadi(7/6/2017).

Politisi dari F-Golkar ini menegaskan, Pancasila bukan sekedar simbol dan butir-butir yang dilafalkan, tetapi juga urat nadi, jati diri dan ideologi. Di tengah berbagai paham yang mengglobal, Pancasila menjadi asas yang menyelubungi setiap watak dan pikiran kita tentang bagaimana menjadi Indonesia Sejati. Karena itu, menjadi Indonesia adalah menghayati dan mengamalkan Pancasila sehingga kita tetap mampu meneguhkan jati diri sebagai Insan Indonesia, Insan Pancasila.

“Sehingga hadirnya lembaga UKP-PIP adalah wadah yang akan menambah dan menopang kekuatan strategis dalam upaya melestarikan nilai-nilai Pancasila sebagai filosofi dan dasar negara. Sudah saatnya visi dan misi tentang kebangsaan dan kenegaraan ini diperkuat dan dipertajam di atas sendi-sendi Pancasila,” tegas Novanto dalam keterangan persnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, hadirnya UKP-PIP akan memberi warna baru di tengah situasi saat ini yang diwarnai potensi perpecahan dan ancaman ideologi-ideologi bangsa Indonesia. UKP-PIP akan mengisi ruang-ruang yang selama ini tidak terpenuhi dan dijadikan celah bagi perilaku-perilaku dan paham yang bertentangan dengan Pancasila.

“Apalagi, keberadaan Megawati Soekarno Putri sebagai salah satu dari sembilan pengarah lembaga tersebut. Kita mengetahui dengan seksama, figur beliau sangat representatif dalam menggelorakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya seperti disitir www.dpr.go.id.

Sebagai mantan Presiden, masih dilanjutkan Novanto, beliau adalah pemimpin Partai Politik terbesar serta anak kandung Proklamator yang juga Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno. Bung Karno sebagai salah satu perumus Pancasila, selalu mengalirkan darah Pancasila kepada seluruh rakyat Indonesia, terkhusus kepada putra dan putrinya.

“Saya yakin, Megawati Soekarno Putri tidak lagi sekedar anak kandung Perumus 5 Sila dalam Pancasila, tapi juga telah menjadi “anak ideologis” dari Pancasila itu sendiri, sehingga tidak perlu diragukan lagi,” sambung politisi dari F-Golkar ini.

Sementara, 8 tokoh lainnya yaitu Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, KH Ma’ruf Amin, mantan Ketua MK Mahfud MD, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Syafii Maarif, KH Said Aqil Siradj, Prof Dr Andreas Anangguru Yewangoe, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, dan Sudhamek.

Novanto berharap, Keberadaan UKP-PIP yang dipimpin oleh cendikiawan muda Yudi Latief, akan memberi pencerahan baru dan paradigma baru tentang Pancasila, tentang bagaimana berinteraksi di alam Pancasila, tentang bagaimana menjadi Pancasila yang juga berarti menjadi Indonesia yang seutuhnya. (Lang)