Kebenaran Alat Ukur Lindungi Kepentingan Umum di Sektor Industri dan Perdagangan

0
13
Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial saat menggunting pita membuka Sosialisasi UTTP di Unit Pelaksana Teknis Metrologi Legal Kota Bandung. (Buddy)

BANDUNG, Inspirasibangsa (9/6) – Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, dengan meningkatnya kegiatan perekonomian di Kota Bandung baik industri, perdagangan maupun jasa, berdampak meningkatnya penggunaan alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) di masyarakat.

“Maka dari itu untuk melindungi kepentingan umum di sektor industri dan perdagangan perlu adanya jaminan dalam kebenaran pengukuran serta ketertiban kepastian hukum,” ujarnya saat sosialisasi alat UTTPdi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Metrologi Legal Kota Bandung.

Oded bersyukur karena pemerintah Kota Bandung saat ini memiliki unit pelaksana teknis (UPT) Metrologi Legal. Meskipun baru terbentuk awal tahun 2017, bulan Mei ini namun sudah mulai dapat melayani permintaan tera dan tera ulang.

Oded berharap dengan sosialisasi ini perdagangan di Kota Bandung semakin meningkat dan memberikan kebaikan untuk warga.

“Insya Allah dengan Alat Ukur ini, ketertiban dan kejujuran pedagang lebih terlihat, maka dari itu saya harap berniagalah dengan baik agar perdagangan di Bandung semakin berkembang,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Eric Atauriq mengungkapkan, dengan diberlakukannya UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah bahwa urusan kemetrologian yang salah satu kegiatannya adalah tera dan tera ulang Alat Ukur , takar , timbang dan perlengkapannya UTTP yang semula menjadi urusan dan kewenangan provinsi, dengan terbitnya UU tersebut maka urusan kemetrologian menjadi urusan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Dikemukakan, dalam kegiatan perdagangan baik barang maupun jasa hendaknya harus diukur, ditakar, ditimbang dengan menggunakan alat ukur dan cara pengukuran yang sama yaitu yang sah dan berlaku menurut UU yang sudah ditetapkan.

“Dengan penetapan tersebut, maka ada beberapa potensi yang dimiliki oleh kota Bandung. Diantaranya SPBU, Tanki akut minyak, meter air PDAM pabrik dan hotel, argometer taksi, jembatan timbang, timbangan toko mas , timbangan tradisional dan perbelanjaan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, disaksikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Eric Atauriq dan Direktur Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian RI Hari Prawoko. (Buddy)