Inspirasi Ramadhan, Ma’rifatullah

0
39
Ist

Oleh: Faris BQ, Dosen UIN Syarif Hidayatullah

JAKARTA, Inspirasibangsa (8/6) — Asal dalam beragama adalah mengenal Allah. Dari sinilah bermula segala kebaikan. Sebab, yang mengenal pemberi perintah akan bersungguh-sungguh mengerjakan perintah.

Sebaliknya, yang hanya mendengar perintah tanpa mengenal dengan baik siapa pemberi perintah, maka yang dia miliki justru alasan-alasan untuk lari dari perintah.

Kita terlebih dulu dituntut mengenal siapa yang punya perintah, baru memahami apa saja yang diperintahkan. Urutan pertanyaan Jibril AS kepada Nabi SAW tentang rukun agama, pertama-tama adalah rukun iman.

Tentu saja kunci pertamanya adalah MENGENAL ALLAH (baru yakin, begitu pun rukun iman yang lain; malaikat, Rasul, dst), setelah itu baru PERINTAH (yaitu rukun Islam), dan terakhir ihsan.

Maka kita tidak heran dengan yang kurang mengenal Sang pemberi perintah, akan menolak perintah-Nya. Kecuali jika sesuai denga seleranya. Ini bukan tentang kandungan perintah yang disampaikan kurang terang dan lugas, tetapi urusan ma’rifatullah.

Jika kita mengenal-Nya, kebaikan-kebaikan dan kemudahan-kemudahan dalam syariat-Nya. Tidak ada yang mampu berpaling dari perintah-Nya, bahkan bersuka cita melaksanakannya.

Dari kenal kepada Sang Pemberi perintah, ringanlah segala perintah. Ini rahasia kita tetap riang bahagia berpuasa.