Gapensi Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Yang Digencarkan Pemerintah Saat Ini

0
15
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek (kiri), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (ketiga dari kiri), dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno (kelima dari kiri) saati meninjau perkembangan pembangunan proyek jalan tol Balikpapan-Samarinda di Desa Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, (Ist)

JAKARTA, Inspirasibangsa (1/7) — Sejatinya setiap pembangunan pasti memiliki dampak positif meskipun juga ada negatifnya. Namun, Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) mengapresiasi pembangunan infrastruktur yang digencarkan pemerintah sejauh ini.

Menurut Sekjen Gapensi Andi Rukman Karumpa, dampak pembangunan infrastruktur secara besar-besaran telah terasa pada mudik Lebaran tahun ini.

Salah satu indikasinya adalah semakin lancarnya transportasi mudik dan stabilitas harga barang menjelang Idulfitri.

“Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya terjadi insiden dan kemacetan luar biasa, kali ini transportasi dan perhubungan lancar. Harga-harga barang kebutuhan pokok juga stabil,” ujar Andi dalam siaran persnya seperti dilansirBisnis.com, Jumat (30/06).

Dalam periode 2015 hingga 2019, pemerintah menargetkan pembangunan 15 bandara baru, 24 pelabuhan, 2.650 km jalan nasional, 1.000 km jalan tol, 3.258 km jalur kereta api, dan 60 pelabuhan penyeberangan. Untuk pembangunan infrastruktur tersebut, pemerintah membutuhkan dana hingga Rp5.519 triliun.

“Yang terpenting dalam pembangunan infrastuktur itu banyak manfaatnya bagi masyarakat Indonesia meskipun kita berhutang sana-sini. Kalau berhutang produktif sih tak apa, kan ada manfaatnya, ketimbang berhutang untuk konsumtif, misalnya buat bayar hutang lagi atau buat biaya konsumsi, itu baru tak bermanfaat,” ujar dosen ekonomi syariah Universitas Muhammadyah Jakarta, Hamli Syaefullah kepada Inspirasi melalui jaringan telpon. (Lang)