Diprediksi Puncak Arus Mudik Pada Kamis Ini (22/6)

0
31
Tol Macet, Jasa Marga Siapkan Petugas Jemput Transaksi. (Ist)

CIREBON, Inspirasibangsa (22/6) — Lebaran tinggalmenghitung hari, begitu juga arus mudik tinggal menunggu puncaknya. Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian (Kakorlantas Polri) Irjen Pol Royke Lumowa memprediksi puncak arus mudik di jalur pantura Jawa akan terjadi mulai Kamis ini (22/6) .

“Di Cikarang utama puncak arus mudik pada Kamis tanggal 22 tepatnya pada malam hari,” kata Royke Lamowa di Cirebon, Rabu (21/6).

Royke mengatakan untuk puncak arus di pantura mulai dari Cirebon, Brebes dan Tegal akan terjadi sehari sesudahnya atau pada Jumat (23/6) siang hingga malam seiring bertambahnya volume kendaraan pemudik.

Menurutnya, dalam melakukan antisipasi antrean yang memanjang, ia telah menyebar para personel lalu lintas di setiap titik vital dan rawan.

Personel itu sudah dilengkapi kemampuan koordinasi dan cara bertindak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan.

“Salah satunya adalah tidak membuat kondisi lalu lintas benar-benar bebas hambatan, karena jika pada satu daerah terjadi bebas hambatan maka hambatan akan bertumpuk di daerah atau persimpangan lainnya,” tuturnya.

Dari testimoniyang dilakukanInspirasibangsa kepada para pemudik, banyak yang mengatakan antara H-3 dan H-2 baru bergerak pulang kampung dengan berbagai alasan dan berbagai tujuan di Jawa.

Seperti halnya Imam Subagyo, salah seorang warga Depok yang ingin pulang kampung ke Purworejo dan singgah ke Cirebon tempat orangtua mertuanya terlebih dahulu. “Kebetulan saya baru dapat cuti kantor Kamis besok (22/6), Insha Allah kami sekeluarga akan mudik setelah sahur baru jalan, dan singgah dulu di Cirebon ke rumah mertua. Setelah istirahat sejenak, kami melanjutkan perjalanan ke kampung halaman di Purworejo,” ungkap Imam Subagyo, yang memang tiap tahun selalu mudik.

Lain ceritanya, Dwi Topan seorang warga di Depok yang memang sudah berangkat sejak Rabu dinihari (21/6) dengan alasan tidak mau kejebak kemacetan. “Saya sengaja lebih awal pulang kampung, karena gak mau kena macet di gerbang tol Cikarang-Cikampek-Brebes. Kebetulan juga ijin cuti saya di setujui sama atasan di kantor. Makanya saya berangkat Rabu dinihari menjelang sahur. Artinya sahur di jalan lah Mas,” tukas seorang pegawai PGN yang mudik ke Purworejo bersama istri dan dua anaknya.

BagiEka Nugraha, seorang warga Citayam, Depok malah baru ingin jalan mudik ke Bandung, hariSabtu (H-1). “Kebetulan saya mah deket kampung halamannya, di Bandung. Insha Allah saya baru jalan Sabtu pagi setelah Subuh, mungkin saya akan lewat jalur Puncak-Cianjur-Padalarang. Anggap aja saya ngurang-ngurangin kepadatan di Tol Cikampek,” tandasnya kalem.

Sementara itu, Kakorlatasmenambahkan cara bertindak yang dilakukan adalah dengan melakukan pemerataan kendaraan, tidak hanya pada satu titik, namun kendaraan dibagi rata.

Royke mengatakan sampai saat ini belum ada peningkatan volume kendaraan yang signifikan di beberapa titik arus mudik.

Namun beberapa titik yang dipantau langsung olehnya hari ini sudah mulai terjadi peningkatan aktivitas kendaraan sebesar 45 hingga 80 persen. (Lang)