Bom Bunuh Diri, Tindakan Yang Terkutuk

0
29
Bom Bunuh Diri di Terminal Kampung Melayu, Pelaku Dua Orang. (Ist)

JAKARTA, Inspirasibangsa (25/4) Jakarta berani! Serangan yang diduga ‘bom bunuh diri’ terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (24/05) malam, yang menyebabkan tiga polisi meninggal dan dua orang yang diduga pelaku tewas.

“Korban meninggal, lima orang. Tiga orang anggota Polri gugur, dua pelaku meninggal dunia. Jadi ada dua pelaku, keduanya laki-laki. Para petugas polisi itu bersiap untuk mengamankan pawai dari suatu kelompok masyarakat, namun pawai belum lewat, terjadi serangan,” jelas Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto dalam jumpa pers pada Rabu malam (24/05).

Kejadian bom bunuh diri di halte Trans Jakarta Kampung Melayu itu merupakan tindakan terkutuk dan biadab. Ini tindakan yang bodoh dan tidak jentelmen bagi terorisme. Tinggal hitungan hari umat Islam menghadapi bulan suci Ramadhan, malah buat keonaran kaya gini sih, ini kan tindakan yang memalukan dan meresahkan bagi umat Islam di mata orang non muslim bahkan internasional, ketus Arismanto (33) salah seorang warga Depok yang mengecam bom Kampung Melayu.

Ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu malam terdengar dua kali dengan jeda waktu sekitar 10 menit sekitar pukul 21.00 WIB.

Ledakan pertama terdengar pada Rabu (24/5) sekitar pukul 21.00 WIB yang keduanya dengan jeda sekitar 10 menit kemudian. Ledakan terjadi di depan WC umum Stasiun Bus Kampung Melayu.

Siapapun pelakunya benar-benar jahanam. Entah dia Islam dari mana tetap perbuatannya merugikan orang banyak. Dan Islam pun tidak mengajarkan dan menganjurkan ajaran seperti itu, kalau memang mau jihad, caranya bukan menjadi terorisme, ungkap Mahcfud (40) salah seorang jamaah masjid di kawasan Depok seusai shalat subuh.

Pihak kepolisian harus segera menyelidiki kejadian ini sampai tuntas. Apalagi pelaku bom bunuh diri jasadnya sudah ditemukan meskipun tercabik-cabik oleh bomnya sendiri. Minimal tim forensik Polri bisa memulai dari serpihan jasad yang ditemukan untuk mengidentifikasi siapa pelakunya dan dari mana asalnya. Kita tunggu saja kerja tim Polri. (Lang)