Area Bekas Tambang Batubara, Telaga Batu Arang Bisa Dijadikan Destinasi Wisata di Kaltim

0
14
Suasana Lomba Dayung Perahu Buaya yang digelar KPC menyemarakan Hari Lingkungan Hidup se Dunia tahun 2015. (Ist)

SANGATTA, Inspirasibangsa (2/7) — Seperti diberitakan Inspirasibangsa pada Kamis (29/6) kemarin tentang “Mengenal Harapan Kota Tambang Sanggata, Kaltim” sejatinya tiap wilayah pasti memiliki destinasi wisata, apalagi kota Sangatta yang terkenal dengan kota tambang batubara, dengan program reklamasi bekas tambang terbuka bisa dimanfaatkan untuk menjadi lokasi wisata maupun sektor lainnya seperti perkebunan, peternakanan, dan pendidikan.

Apalagi setiap perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah itu memiliki program CSR (corporate social responsibility atau pemberdayaan masyarakat sekitar tambang, red) dan dana atau anggaran reklamasi yang disiapkan sebelum membuka lahan tambang sebagai pengolahan lahan bekas tambangnya.

Nah, areal bekas tambang batubara tak melulu gersang dan tak bisa kembali hijau. Salah satu contohnya adalah lahan pascatambang milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Sangatta, Kalimantan Timur.

Perusahaan batubara open pit terbesar di Indonesia ini berhasil menyulap bekas galian batubara menjadi objek wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Namanya Telaga Batu Arang. Nama tersebut dipilih karena memang kawasan tersebut dulunya adalah tempat galian batu arang alias batubara.

Telaga tersebut terletak di Pit Surya, lokasi tambang pertama KPC yang diekploitasi pertama kali pada 1992. Saat ini cadangan batu bara di lokasi tersebut sudah habis.

KPC melalui program pascatambangnya kemudian berupaya mengembalikan kondisi lahan tersebut sedekat mungkin dengan keadaan awal. Sehingga kini bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata untuk wilayah Sanggata khususnya dan umumnya di Kalimantan Timur. (Lang)

Baca Juga: Mengenal Harapan Kota Tambang Sanggata, Kaltim